PONDOK PESANTREN DAARUS SA'ADAH

VISI

Membentuk santriawan/wati yang berilmu amaliah, beramal ilmiah dan berakhlakul karimah

MISI

Menerapkan Kurikulum Terpadu SKB 3 Menteri, Kurikulum PonPes Modern dan Salafiah Secara Komperehensif

MOTTO

Hidup adalah perjuangan, Berani hidup berani berjuang, Takut berjuang jangan hidup.

RISALAH

TIDAK DIKATAKAN HIDUP BAGI MANUSIA YANG HATI DAN PIKIRAN-NYA TELAH REDUP

RISALAH

KESUKSESAN DALAM SEGALA HAL HANYA AKAN DAPAT DICAPAI BILAMANA KITA MAMPU BERKONSOLIDASI BUKAN MAIN MANIPULASI

(QS. Luqman: 16)

“(Luqman berkata), ‘Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha halus lagi Maha Mengetahui.”

“Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).”(QS. Luqman: 17)

TAJUK RENUNGAN

Tulisan ini sebagai bahan perenungan dan sekaligus motivasi agar kiranya santri atau peserta didik utama-nya IP3DS muda Pontren Daarussa’adah mampu bangkit menghadapi tatangan arus globalisasi yang semakin kuat mengikis moralitas & himmah seluruh kaum santri /pelajar saat sekarang ini. 

Globalisasi dengan kemajuan teknologi informasi yang kini semakin canggih, kiranya dapat memacu segenap IP3DS muda untuk mampu bangkit lebih baik lagi. Tentunya, hal ini tidak terlepas dari beberapa komponen yang menjadi syarat mutlak guna menjadi santri sejati yang siap sukses di masa depan nanti. Hubbul Ma’had yang sejati-nya menjelma dalam pikiran dan hati setiap santri yang hingga pada akhirnya mengkristal dalam setiap jiwa santri tersebut. 

Akan tetapi, betapa hati tidak menjerit terhimpit, relung jiwa terguncang, & harga jiwa santri tercabik sakit, ketika saya bahkan kita melihat eksistensi moralitas mereka telah mengalami Krisis Akhlak & degradasi moral. Seringkali kita membanggakan Daarussa’adah tempo dulu yang mungkin jauh lebih baik dari sekarang[1], bukan saya menafikan atau menilai kekurangan yang ada, saya pribadi-pun turut bersuka-cita, namun apalah arti sebuah kebanggaan tempo dulu jika saat ini kita sendiri seakan tidak ter-ilhami bahkan untuk menjaga sekalipun seakan tak Mampu. Tidak sedikit terbayangkan segudang kendala yang ada di benak dan mungkin kita-pun masing-masing memendam-nya, saat kita melihat seorang santri yang seakan telah hilang etika kepada guru-gurunya bahkan mungkin kepada kyai-nya sendiri, pupus-nya rasa hormat kepada yang lebih tua, menghargai kepada sesama dan menyayangi yang lebih kecil seakan sudah tak tersirat lagi. Dan bukan hanya itu, berapa banyak santri yang Junior (MTs) yang seringkali tidak merasa nyaman ada di pondok alias (gak betah) dan lain sebagai-nya dikarenakan sikap kurang baik dari kakak kelasnya. 

Kiranya hal diatas mampu menjadi cambuk yang melucut diri kita untuk bertanya dengan sunguh-sungguh & disertai jiwa Ruhul Ma’had, ADA APA DENGAN DAARUSSA’ADAH? Buku yang sederhana ini akan mencoba untu memaparkan apa yang telah terjadi berikut penanganan Ideal & Kondusif SEPERTI SEHARUS-NYA. 

[1] Kongres beberapa alumni terkait kenyamanan Daarussa’adah. 23 januari 2014
DAARUS SA'ADAH 1 Jl. Wijaya Kusuma I Kel. Ketapang Kec. Cipondoh Kota Tangerang 15147.
DAARUS SA'ADAH 2 Jl. Gotong Royong, Desa Coreg Ciseeng kec.Parung, Bogor, Jawa barat.
Telp. (0812 1804 7444) (0812 9535 3511) (08569539 5936) (0878 8384 1330) (0815 1403 8159)Email. mtsdaarussa'adahcipondoh@gmail.com